Tips Membuat Jadwal Kuliah yang Ideal
by admin on Sep.03, 2010, under pendidikan
1. Ambil mata kuliah berdasarkan prioritas dan plan yang sudah dibuat.
2. Untuk GER-PE, lihat review di ‘edPINTUre’ di http://pintusingapura.org/index.php?option=com_content&view=category&id=8&Itemid=53 dan atau minta saran ke senior-
senior di NTU.
3. Lihat dan pertimbangkan tanggal exam*. Jangan menyusahkan diri sendiri dengan 2-3 exam
satu hari!
4. Lihat dan pertimbangkan tempat lecture/tutorial*. Jangan menyusahkan diri dengan
berjalan dari North Academic Complex ke South Academic Complex dalam 5-10 menit selisih
waktu antara dua lecture/tutorial!
5. Lihat dan pertimbangkan waktu tutorial*. Jangan ambil index yang tutorialnya 8.30 pagi jiks
kalian tidak biasa bangun pagi!
6. Jangan mengumpulkan tutorial-tutorial kalian dalam satu hari!* Tujuannya adalah
menghindari terjadinya dua atau lebih quiz/mid-term dalam satu hari.
7. Terakhir, gunakanlah bantuan S/U option dengan baik.
*sangat penting
Dirgahayu Republik Indonesia
by admin on Aug.17, 2010, under PINTUblog, pendidikan, solidaritas
di pagi hari 17 agustus setiap tahun di seluruh pelosok Indonesia dan di kedutaan Indonesia di seluruh dunia.
semua orang berbaris. upacara bendera dengan khidmat.
Mendengarkan lagu yang tak pernah bosan kita dengar sejak pendidikan dasar.
Indonesia Raya
indah bukan?
apakah anda berani mengganti isi playlist anda dengan lagu-lagu nasional?
atau setidaknya cobalah dengarkan lagu-lagu ini
Teguh Kukuh Berlapis Baja (Cornel Simanjuntak/Usmar Ismail)
Mars Bambu Runcing
Kebyar Kebyar (Gombloh)
Indonesia Subur (M Syafei)
Bangun Pemudi Pemuda (Alfred Simanjuntak)
Di Timur Matahari (Wage Rudolf Soepratman)
Ku Pinta Lagi (Cornel Simanjuntak)
atau mungkin lagu-lagu pop bernuansa nasionalis?
Bendera (Coklat)
Indovers (Project Pop)
Menjadi Indonesia (Efek Rumah Kaca)
cobalah ganti playlist anda dengan alternatif di atas
oh mungkin, ada yang ingin memberi masukan tentang lagu bernuansa nasionalis?
Kemana kah para penyanyi cilik?
by admin on Jul.01, 2010, under solidaritas
Untuk beberapa orang yang lahir tahun 80an atau 90an pasti pernah mendengar atau bahkan
mengidolakan penyanyi cilik seperti Bondan Prakoso, Enno Lerian, Trio Kwek-kwek, Geofanny,
Chikita Meidy, Joshua dst.
Tapi kemanakah mereka?
Seperti yang kita ketahui, semakin bertambah tahun, para penyanyi cilik mulai meredup
keberadaannya digantikan band-band remaja yang sangat digandrungi. Zaman terus berlanjut dan
industri musik Indonesia semakin rajin melahirkan musisi-musisi dengan lagu-lagu bertema cinta,
cinta dan cinta.
Kemanakah lagu-lagu bertema sederhana, lucu atau yang lebih akrab terhadap anak-anak?
Sebenarnya mungkin tema lagu-lagu seperti cinta dan cinta, bukan sebuah masalah yang besar
untuk anak-anak kecil zaman sekarang, tapi saya rasa cukup ironis melihat mereka kurang
menikmati hal-hal kecil yang polos dan polos pada masa kecil mereka.
Oh tunggu,
Ada beberapa musisi cilik yang muncul akhir-akhir ini, dan seperti nya sedang trend dikalangan
musisi senior agar anak nya bisa terkenal lewat jalur bermain musik juga.
Semoga booming penyanyi cilik tahun 90an bisa kembali terjadi lalu menggeser para musisi yang
menjamur dengan lagu-lagu tema variatif seperti jatuh cinta, patah hati dan sambung lagi. Dengan
menjamurnya penyanyi cilik, semoga mereka bisa menghibur anak-anak Indonesia yang mengambil
30% dari penduduk Indonesia.
Oh apa sudah terhibur?
Bolehkah Ganja Dilegalkan?
by admin on Jun.26, 2010, under solidaritas
Seperti yang sering kita dengar dan lihat di televisi-televisi kesayangan anda atau apapun sumber pengetahuan anda. Ganja yang sangat popular dengan status nya sebagai tanaman candu yang paling sering disalahgunakan kebanyakan orang ternyata dilegalkan di beberapa negara di dunia. Apa kita bisa melegalkan ganja di negara kita tercinta Indonesia?
Ganja menurut data statistik meningkatkan tingkat kreatifitas para penggunanya. Daunnya bisa digunakan sebagai lauk sayur dan kandungannya berguna sebagai neuroproteksi. Minyak dari biji nya mengandung asam lemak super tak jenuh dan kandungan omega 6 dan omega 3 dengan perbandingan sangat tepat. Serat dari batang dan daun bisa digunakan dan diolah menjadi kertas yang kualitasnya lebih baik dari batang pohon yang biasa digunakan.
seperti yang kita lihat di atas, ternyata tanaman ganja memiliki kelebihan dan keunggulan yang luar biasa tapi tertutupi luluran dari namanya yang buruk.
Beberapa negara seperti Argentina, Pakistan, Pakistan dan Uruguay telah melegalkan tanaman ganja karena kelebihan-kelebihannya tersebut dengan batasan-batasan tertentu dan akhir-akhir ini mulai banyak komunitas-komunitas pendukung legal nya ganja di penjuru dunia. di Indonesia sendiri, komunitas pendukung legalnya ganja juga sudah berkoar-koar menyuarakan betapa menguntungkannnya ganja untuk berbagai bidang bahkan untuk devisa negara.
tapi apakah Indonesia bisa melegalkan tanaman kontroversial ini?
Sebenarnya Indonesia hampir saja melegalkan tanaman ajaib ini tapi dibatalkan. permasalahannya adalah moral dari sebagian besar penduduk Indonesia. Ketika tanaman ganja dilegalkan, cap buruk sebagai salah satu dari NAPZA akan menghantarkan kesan bahwa benda-benda tersebut bisa dilegalkan dan tidak berakibat terlalu buruk lalu pada akhirnya menjadi alasan untuk memakai benda NAPZA yang lainnya. Terlebih lagi, gerakan anti narkoba akan menjadi lemah dan pastinya banyak ormas yang akan kecewa dan mulai meredup dalam menggalakkan gerakan mereka. Alasan lainnya adalah efek dari tanaman ganja tersebut salah satunya adalah membuat malas dimana sebelum tanaman ganja ini dilegalkan sudah terlalu banyak kemalasan bertebaran di jalan. Moral rakyat yang belum tercukupi ini bisa dilihat dari besarnya pelanggaran dan penyalahgunaan yang sudah ada bahkan sebelum legalisasi tanaman ganja ini dilaksanakan.
Jadi apabila moral rakyat Indonesia sudah mencukupi, apakah tanaman ganja sudah bisa dilegalkan?
Saya yakin pada saat itu rakyat Indonesia pasti sudah menemukan benda-benda lain yang jauh lebih berguna untuk negaranya bahkan dunia.
